Untukmu Yang Melupakan Allah, Semoga Berumur Panjang - Rislah.com

Untukmu Yang Melupakan Allah, Semoga Berumur Panjang

Yuk Di Share!

Rislah.com – Di usia yang masih muda tentunya menikmati hidup di masa-masa muda ini merupakan hal yang memang biasa. Bermain bersama teman, curhat tentang pasangan, atau bermain socmed dari pagi hingga malam tak pernah ketinggalan adalah hal yang paling menyenangkan. Namun ingatkah Kamu dengan Tuhanmu, ingatkah Kamu dengan perintah dan larangannya? walauupun hanya meluangkan waktu 5 menit saja untuk mengingat Allah, biasanya hal itu terasa sangat sulit, ya gak?.

Dengan semua masalah hidup yang Kamu alami mengingat Allah memang tidak penting, mengerjakan kewajiban sebagai seorang muslim untuk beribadah hanya beberapa menit saja juga tidak penting. Karena Ada hal yang lebih penting yang harus dipikirkan dari sekedar mengingat Allah. Pacar, karir, teman-teman, dan semua harta yang dimiliki mungkin telah mengalihkan ingatan Kita kepada Allah. Namun tahukah Kamu? Meskipun Kamu telah lupa denganNya, ketahuilah Allah tetap memberikanmu Nikmat tanpa henti

Dengan kesehatan yang Kita punya, dan tubuh yang lengkap. Allah memang pantas dilupakan

mengingat Allah

ingat Allah Dimanapun berada via https://anestri.wordpress.com/

Hidup ini memang terasa indah, Dilahirkan dengan wajah yang cantik dan tampan serta dengan tubuh yang lengkap, membuat Aku Pede menjalani hidup ini. Dengan mata ini, Aku bisa melihat dunia, aku bisa melihat wajahnya yang cantik dan tampan, dan Aku juga bisa membaca status juga tweet teman-teman di timeline. hmm terima kasih mata, semoga baik-baik saja.

Mata yang begitu sempurna yang diberikan oleh Allah, dan seluruh anggota tubuh yang lengkap tentunya adalah hal yang harus disyukuri. Entah apa yang akan Kamu rasakan dan alami jika Allah menghilangkan salah satu anggota tubuh Kamu? Mungkin Kamu baru akan merasa menderita, cacat, dan tidak berdaya bahkan nangis sambil sesegukan. Allah bisa saja melakukan hal itu, namun DIA tetap sayang meskipun Kamu terus melupakannya.

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. an-Nahl, 16: 18).

Udara yang segar, dan air yang nikmat kala dahaga

nikmatnya udara dari allah

Nikmatnya karunia Allah via https://artikelmuslimah.wordpress.com

udara pagi ini sejuk, bahkan saat mengehela napas rasanya sangat melegakan.

namun pernah kepikiran gak sih, kalau suatu saat udara itu tidak ada, saat oksigen mulai binasa, saat Kamu sulit bernapas? tentunya hal yang sangat menyakitkan. takutkah jika sulit bernapas? ngerikah? jika mau coba Kamu bisa menahan napas beberapa menit saja dan rasakan apa yang terjadi. tentunya gak kuat kan? dan saat mengehela napas kembali rasanya menjadi sangat nikmat. Namun ingatkah kamu kepada yang menciptakan udara, apakah Kamu ingat siapa yang memberimu napas? Bernapas merupakan nikmat Allah yang tidak bisa Kamu ingkari. Masih pantaskah Kamu melupakan Zat yang menyediakan udara agar Kamu bisa bernapas?

”(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS: Ali ‘Imran: 191)

Harta yang membuat hidup lebih indah dan mudah

Terima kasih Allah via https://aryansah.wordpress.com/

Gadget yang Kumiliki, kendaraan yang kupunya atas usaha dan kerja kerasku, serta keluarga yang menyayangiku adalah harta yang sangat berharga, dengan itu semua hidupku terasa lebih mudah dan bahagia.

Meskipun Kamu melupakan Allah, DIA tetap memberikanmu nikmat harta dan kebahagiaan yang mendukung kehidupan Kamu agar lebih mudah. Tak perlu kamu memikirkan siapa yang memberikan dan teruslah berpikir kalau harta tersebut atas usaha Kamu sendiri. Namun jika suatu saat hartamu dirampas, kendaraanmu dicuri dan dibegal, dan orang yang Kamu sayang pergi meninggalkanmu. Apakah Kamu akan menyalahkan Tuhanmu, atau apakah Kamu baru mengingat Tuhanmu? Mulai sekarang mainkan saja gedgetmu, sibuk saja dengan urusanmu. toh hidup ini untuk dinikmati dan gak akan mati bukan?

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim, 14 : 7)

Nanti-nanti saja, toh masih muda, masih banyak yang harus dinikmati

pemuda bertobat

Anak Muda yang bertobat sangat dicintai Allah via http://kisahikmah.com/

Ingat Allah dan bertobatnya nanti saja kalau sudah tua, masih muda nikmati hidup aja dulu

Benar sekali dan jawaban yang cerdas. Bertobat saat tua nanti memang tidak dilarang Allah, karena Allah sendiri membuka pintu pertaubatan lebar-lebar saat Kamu masih hidup. Tapi tahu gak sih? Allah itu memang suka dengan orang-orang tua yang bertobat, tapi Allah lebih suka dengan pemuda-pemudi yang lekas bertobat. Tidak ada salahnya sih bertobat dihari tua. namun apakah Kamu bisa menjamin bakal hidup hingga tua nanti, apakah Kamu yakin masih hidup 1 atau 2 jam lagi? Allah bisa saja mencabut nyawamu sekarang juga, bahkan dikala Kamu sedang sehat sekalipun. Masih kepikiran buat tobat hingga tua nanti?

“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS Az-Zumar: 53)

Sebelum Semua Terlambat

sebelum ajal menjemput

sebelum Allah memanggilmu via https://www.islampos.com

Jadi, masih pantaskah Kita untuk melupakan Allah? yuk, mulai saat ini Kita syukuri nikmat yang diberikan Allah dengan mengingatNya, dan menjauhi laranganNya, mulai sekarang datang ke masjid-masjid untuk mengemban ilmu agama dan beribadah padaNYA. Namun kalau Kamu masih berpikir nanti aja semoga Allah memberimu umur panjang.

Cukup sampai disini dulu yah. oia satu lagi yang kamu harus tahu 31 kali Allah Menyebutkan “Fabiayyi aalaa rabbikumaa tukadzdzibaan?” ÿang artinya “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”

Yuk Di Share!

Share ke teman - teman yaaa...