Jangan Takut Tuk Berbuat Benar - Rislah.com

Jangan Takut Tuk Berbuat Benar

Yuk Di Share!

Katakan Hitam, Jika Hitam

Katakan Putih, Jika putih

Tuk kebenaran dan keadilan

Kalimat di atas merupakan penggalan dari lagu Hitam-Putih. Lagu yang harusnya tidak asing bagi mahasiswa di Indonesia khususnya mahasiswa UI. Karenaaaaa, aku yang notabene mahasiswa UI begitu mengikuti kegiatan OKK (Orientasi Kegiatan Kampus), yaitu semacam pembinaan tingkat UI, semua mahasiswa diminta untuk menghafalnya. Awalnya aku tak tahu untuk apa lagu itu dihafal, tapi karena disuruh menghafal ya sudah dihafal aja.

Setelah mend0wnload lagu dari link yang sudah tersedia, mulailah perjalananku menghafal. Tak perlu waktu lama untuk menghafal karena memang liriknya yang pendek dan apa ya? Dari pendeknya lirik itu si pencipta seperti ingin agar kita semua orang itu bilang kalau HITAM ya HITAM, kalau PUTIH ya PUTIH, kalau SALAH ya SALAH, kalau BENAR ya BENAR. Jangan dicampur-campurkan! Hal ini sama seperti kita mengatakan seseorang itu PRIA atau WANITA. Kalau PRIA ya PRIA, WANITA ya WANITA. Jangan kebalikannya.

Merujuk pada lirik di atas, itu mengartikan kalau sebenernya KITA itu udah tau lhooo yang mana sebenernya yang SALAH yang mana yang BENAR. Semisal KITA tau kalo NYONTEK pas ujian itu SALAH, nggak ibadah itu salah, nggak belajar itu SALAH dan kita ngomong dalam obrolan, ngasih tau temen, ngasih tau keluarga, bahkan pas nanti kita ngasih tau anak kita. Kalo hal-hal yang tadi tuh salah tapi kenyataannya malah DILAKUIN. Begitu sebaliknya,kita tahu kalo orang rajin ibadah itu BENAR, rajin belajar itu BENAR, memberi dalam kebaikan itu BENAR tapi malah ragu, takut, banyak alesan, entar- entaran dalam ngelakuinnya. Takut dibilang alim, itu alesan klasik banget. Kalo orang pada bilang gitu yaudah alhamdulillaah, kalo nggak yaudah, kalo ditentang ajak berantem ajah kalo gak mau berantem minimal doain-lah biar sadar. Wong kita berbuat bener malah ditentang. ngomong sono ama tembok biar gelombangnya mantul lagi.

Itulah kenapa masih banyak kejahatan berkeliaran di Indonesia semisal korupsi, narkoba, tawuran dll. Ya karena DIAM-nya ORANG-ORANG BAIK. Sudah banyak media mengekspos berita tidak bermutu, penuh dengan konspirasi dan seolah-olah menghancurkan moral masyarakat. Lalu, bagaimana bila ditambah dengan DIAM-nya orang-orang baik?

Terus sekarang harus bagaimana? Lakukanlah sesuatu yang BENAR dan terus ajak orang-orang supaya mengikuti. Nggak, insya Allah nggak riya atau sum’ah kok niatnya mengajak kebaikan dan kebenaran. Daripada mengajak keburukan hayooo? Masih menentang? Ngomong sama tembok sono.

Malu harusnya kita. Di saat orang-orang merokok asepnya ke mana-mana, cewek sama cowok berdua-duaan dibiarkan, pacaran dibilang keren, tawuran dibilang pemberani, bicara kata-kata kotor sambil tereak-tereak eeee…………..h kita malah masih sibuk bergalau di socmed.

Kalo DIEM mulu, nanti orang-orang yang SALAH yang eksis. Efeknya apa? Nih baca, yang sering ibadah dibilang sok alim atau ter0ris, yang belajar dibilang gak asik, yang sedekah jor-joran dibilang boros, nggak ngasih contekan dibilang PELIT, nggak SOLID, ngajak sholat awal waktu dibilang keburu-buru, mall rame dibilang kemajuan, tapi tempat ibadah sepi didiemin. Jadi yang bermasalah siapa? Yang BAIK, kenapa pada diem?

jangan takut berbuat benar

Berarti benar kata Nagabonar “Alangkah Lucunya Negeri Ini.”

Berarti benar kata Devi Lal Singh dalam film KICK “Aku selalu melakukan kebaikan tapi tak ada yang memahamiku.”

Saran saya, nonton tuh film KICK. Film India tapi hikmahnya luar biasa. Download aja atau bisa ngopy dari saya, atau malah mau nonton bareng saya? Hahaha… Kalo yang mau nobar khusus cowok aja, bukan maksud pilih pilih atau apa tapi mau nyoba jaga hati buat istri nanti. Jangan senyum-senyum kamu, ini serius.

Sorry ya buat yg baca kalo agak nyeleneh atau apa. Ini salah  satu upaya saya untuk tidak DIAM.

Yuk Di Share!

Share ke teman - teman yaaa...