UntukMU Yang Sering Aku Lupakan, Terima Kasih Masih Setia Berada Disisiku

Yuk Di Share!

Rislah.com – Sesungguhnya Aku sudah mengenalMU sejak lama, Aku pun pernah belajar dan mengkaji ilmu tentang semua perintahMU, Walaupun tidak sering, Aku pun pernah melafalkan lafadzmu dan namaMu disetiap doaku. Namun, larangan-laranganMu selalu aku lakukan, tanpa sadar Aku pun melakukannya berulang-ulang meski Aku tahu itu dilarang keras olehMU.

Lama-lama Aku memang sudah terbiasa melupakanMu, bahkan Aku sering tersenyum geli saat diriku penuh dengan tanya : Mengapa Engkau tetap disisiku, dan terus memberiku nikmat tak terhingga sampai saat ini, dan mengapa Kamu tetap teguhkan padaku nikmat iman meskipun Kamu tahu, Aku sering menyalahkanMU disaat keinginan dan harapanku tidak tercapai? Kadang Aku merasa malu dan tidak berguna, karena hanya untuk beribadah 5 menit saja untuk melakukannya terasa berat. Padahal, Firman-firmanMU lah yang meluruskan jalanku, dan menuntunku untuk tetap berbuat kebaikan.

Terima kasih ya Allah, karena Engkau masih mau berada dalam imanku sampai saat ini.

Aku memang selalu MelupakanMU, bahkan Ada saja alasan di mana Aku malas untuk mengingatMU

selalu melupakan Allah

Ada saja alasan untuk melupakanMU via http://www.mutiarapublic.com/

Tak bisa dipungkiri, dengan nikmat dunia dan karunia rasa kasih sayang disekitarku, Aku selalu melupakanMu Allah, Aku masih ingat kala Aku sedang ada di jalan, Mal-mall, bahkan dirumah, Aku selalu mengabaikan panggilanMu untuk beribadah meskipun 5 menit saja. mengulur waktunya bahkan tidak mengerjakannya sama sekali. Ya meskipun dibenakku selalu berpikir, suatu saat Aku akan bertobat dan bukan sekarang waktunya. Tapi Aku tahu, pasti Engkau tersenyum ataupun marah padaku, dan tidak menutup kemungkinan Engkau ambil semua kebahagiaan yang Kumiliki agar Aku bisa ingat dengan perintahMU, namun itu tidak engkau lakukan, Engkau masih saja meberiku Nikmat duniawi meskipun Aku larut dalam kesenangan duniawi ini.

Konyolnya, Jika ada sesuatu harapan yang tidak tercapai, Aku selalu menyalahkanMU

merenungi nasib sama Allah

Terkadang Aku menyalahkanMU, saat inginku tak tercapai via http://dunia-islam.org/

Aku selalu memiliki mimpi besar dan cita-cita yang ingin selalu Aku gapai, Namun jika harapanku tidak tercapai, tak jarang didalam lubuk hati Aku selalu bertanya-tanya padamu bahkan menyalahkanMU. Aku sadar, Orang seperti Aku yang tidak pernah tau diri ini memang pantas menerima teguran yang keras. Meskipun hal ini sering Aku lakukan. Hamba mengucapkan terima kasih ya Allah, Engkau tetap memperhatikan Aku dan setia disisiku.

Ah, konyol memang. Mengingat lagi bagaimana saat kemarin Aku membentak dan bersumpah serapah. Kemudian esok hari memutuskan tak sudi untuk meminta lagi. Namun, di kemudian hari Engkau memberikan kejutan indah yang tak pernah kuduga.

Malu rasanya, Di saat-saat keadaanku semakin sulit dan memiliki keinginan, Aku baru mengingatMU

saat sulit baru memohon sama Allah

Saat sulit, Aku meminta padaMU

Disaat Aku bahagia dengan dunia ini, Engkau mudah saja Aku lupakan. Bila ada keinginan yang harus Aku capai dan cita-cita yang harus Aku raih, mungkin disitu Aku akan mengingatMU. Malu rasanya, disaat bahagia Aku meninggalkanmu, disaat kesulitan Aku meminta. Namun Kau tak pernah pergi disaat aku dan semua tingkah anehku selalu menuntut pemberian dengan kadar yang lebih dari biasanya. Kau tidak ingin aku meninggalakanmu selamanya dengan tetap menanamkan nikmat iman di hati ini.

Ah, aku memang benar-benar tak tahu diri. Aku lupa saat Aku bahagia, namun ingat dikala ada sesuatu yang di inginkan. Meskipun begitu hanya Engkau yang memiliki rasa setia yang tak ada habisnya. Setia memahamiku dengan segala tingkah polahku, Setia membimbingku hingga sekarang aku menjadi makin mendewasa. Terimakasih ALLAH selalu ada disetiap detak jantungku. Terimakasih sudah mempercayakan iman ini kepadaku.

Rejeki dariMU terus mengalir meskipun sampai saat ini Aku masih melupakanMU

nikmat dari Allah begitu besar

Nikmat dari Allah tak terhingga via http://rumaysho.com/

Tak pernah terlintas di kepalaku bahwa tubuhku yang sehat ini amat bernilai. Masih tak percaya ketika banyak orang yang menghabiskan uangnya hanya sekedar ingin sehat, Tubuh yang lengkap dan wajah yang sempurna membuat percaya diri menjalani hidup ini

Melalui perintahMU, aku kian tegar, aku mendewasa. Aku menemukan rumahku pulang dan siap pulang jika suatu saat engkau memanggilku. Walaupun tentu usia muda tidak boleh menjadi alasan bagi diriku untuk melupakanMU. Aku harus tetap mengucap doa dan beribadah, semoga kelak mendapatkan tempat di sisi terindahMu.
Sekali lagi kuucapkan padamu:

Terima kasih telah setia sekian lamanya ya Allah, Engkau masih setia bersamaku..

Yuk Di Share!